Yuk share artikel ini agar orang lain ikut terinspirasi!
Mendapat beasiswa keluar negeri adalah impian banyak orang. Kiat apa
yang bisa anda terapkan guna mencapai hal tersebut, dalam proses
wawancara atau hal lainnya. Berikut pengalaman Salwa, yang mendapat
beasiswa ADS dan menempuh pendidikan S2 di Flinders University di
Adelaide antara tahun 2010-2012.
Nama saya cukup singkat, Salwa.
Orang-orang memanggilku Wawa. Saya alumni Universitas Negeri Malang
(dulu IKIP Negeri Malang), jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Kini saya
bekerja sebagai dosen tetap di Universitas Kanjuruhan Malang sebagai
tenaga pengajar Bahasa Inggris, saya juga mengajar di Universitas Islam
Negri Malang serta pengajar di IDP Malang. Sebelum menjadi dosen,saya
pernah bekerja sebagai tentor di salah satu lembaga bimbingan belajar.
Pada awalnya saya ragu untuk mendaftar sebagai calon penerima beasiswa,
apalagi beasiswa luar negeri, apalagi status saya masih tenaga pengajar
honorer (belum PNS), sedangkan umur telah menginjak usia tiga puluhan
dan baru pertama kali mendaftar, apalagi akan banyak pendaftar yang
tentu lebih hebat. Pikiran-pikiran itu terus ada di kepala.
Teringat apa yang dikatakan suami saya waktu itu, “Jangan sampai
cita-citamu dicuri , banyak orang memiliki cita-cita yang baik, namun
padam karena dicuri orang, bahkan banyak pula yang membuang sendiri
cita-citanya”. Kalimat itu membuatku sadar akan pentingnya sebuah
harapan. Saya juga terinspirasi melihat kegigihan beberapa teman yang
akhirnya bisa mendapatkan beasiswa di luar negeri. Akhirnya, dengan
dukungan orang-orang terdekat terutama keluarga, membuat saya berani
mendaftarkan diri.
Setelah melewati beberapa tahapan.
Alhamdulillah,saya bisa masuk shortlisted. Ibarat menaiki tangga, saya
sudah berada di tengah. Saya tahu ini tidak mudah. “Jika kamu keras pada
hidupmu, maka hidup akan lunak kepadamu, jika kamu lunak pada hidupmu,
maka hidup akan keras kepadamu”. Kata-kata motivasi dari Andre Wongso
itu melecut semangatku untuk terus berusaha.
Kini saatnya
mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai test. Tentu, yang pertama
adalah tes IELTS dan interview. Yang harus dilakukan sebelum tes IELTS
dan interview adalah sering latihan mengerjakan soal-soal IELTS.
Beruntung, karena di kampus diadakan kursus persiapan IELTS untuk para
dosen yang mendapat shortlisted. Ini Memberi kesempatan untuk lebih
mengerti materi yang harus dipelajari.
Membaca buku-buku tentang
Australia, menonton film, mengikuti berita dunia. Browsing apapun yang
berhubungan dengan Australia. Seperti, kampus, kota, dan jurusan untuk
study yang saya pilih, adalah persiapan dalam menghadapi interview. Saya
juga memasang peta Australia di tembok kamar. Itu saya sebut sebagai
peta mimpi, kutulis di peta itu, “Kuliah S2 di Australia”. Itu saya
lakukan untuk menvisualisasikan mimpi-mimpi. Sehingga semakin merasa
dekat dan terus memberi autosugesti yang kuat dalam diri saya.
Namun perlu diingat, mental kita juga perlu dipersiapkan. Kesiapan
sukses juga harus diimbangi dengan kesiapan untuk “menang” dalam
kegagalan. Yah, bukankah “kesuksesan” dalam menghadapi kegagalan juga
merupakan kesuksesan juga? Seseorang yang “sukses” dalam menjalani
kegagalannya, pasti mereka yang tak pernah lelah untuk mencoba dan
mencoba lagi. Seseorang yang “sukses” dalam kegagalannya, pastilah
mereka yang bisa bersabar. Tinggal diri kita yang bisa mengukur manakah
yang lebih besar? Optimisme dalam meraih kesuksesan atau pesimis dan tak
melakukan apa-apa. Apapun yang telah kita lakukan untuk sebuah
cita-cita adalah sebuah keberhasilan. Siapkan mental! Karena mendapat
beasiswa ke Luar Negeri bukan keinginan biasa, kita harus siap dengan
“harga” yang harus dibayar untuk meraihnya. Kerja keras, kerja cerdas
dan tentu doa yang melandasi semua itu. Juga janganlah pesimis, lakukan
apa yang bisa membuat diri bergerak maju. Maju selangkah ataupun sebagai
lompatan besar dalam hidup, jadikan itu sebagai hal terpenting,
tetaplah fokus pada tujuan. Hargai apa yang kita dapatkan, syukuri,
betapapun kecilnya, jadikan itu sebuah batu lompatan untuk melangkah dan
melangkah lagi.
Lalu tibalah saat pengumuman. Alhamdulillah,
mimpi ini menjadi nyata. Saya benar-benar merasa bersyukur karena
mendapat beasiswa Australian Development scholarship (ADS) ke Australia,
dengan hanya sekali daftar.
Sumber: Radio Australia
====================================================
Luar biasa bukan kisah Salwa? Kamu juga mau kuliah ke luar negeri? Kami
memiliki jurus-jurus rahasia yang termuat dalam buku "Jurus Kuliah ke
Luar Negeri" (JKLN). Bahkan dengan IPK, kemampuan bahasa Inggris, atau
ekonomi pas-pasan, kamu BISA mendapat beasiswa kuliah ke luar negeri.
Untuk info lebih lanjut, kontak SMS/WA 0813 9095 7172
https://www.facebook.com/inspiraID/posts/1038844336146601:0
Jumat, 23 Oktober 2015
Ayo Kuliah Ke Luar Negeri Bersama Rini Mayasari
Nama saya Rini Mayasari. Saya mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah
di University of Waikato, Selandia Baru. Saat ini saya sedang menjalani
tahun kedua program Master of Social Science di Department of
Geography, Tourism, and Environmental Planning. Saya kuliah di Selandia
Baru didukung penuh oleh beasiswa NZ-AS yang dibiayai oleh pemerintah
Selandia Baru. Awalnya, waktu saya kecil, saya tidak pernah bermimpi
untuk kuliah ke luar negeri. Saya berasal dari keluarga sederhana, kedua
orang tua bekerja sebagai pegawai negeri sipil dengan gaji yang
pas-pasan, dan saya punya lima saudara perempuan. Alhasil, semasa kecil
tidak pernah terlintas di pikiran untuk kuliah di luar negeri. Barulah
ketika duduk di SMA, saya terinspirasi untuk mengenyam pendidikan di
luar negeri. Saat itu, saya mendapatkan pelajaran Bahasa Jepang dari
seorang sensei yang pernah kuliah di Jepang. Inspirasi ini membuat saya
dua kali mencoba melamar beasiswa ke Jepang, yang hasilnya saya justru
mendapat beasiswa pertukaran pelajar ke Amerika Serikat selama setahun.
Hamilton, Selandia Baru
Mendapat kesempatan belajar di Amerika Serikat merupakan salah satu kesempatan emas bagi saya yang pada akhirnya membuka begitu banyak peluang. Sepulang dari negeri paman Sam, kemampuan berbahasa Inggris saya meningkat secara signifikan. Saya yang awalnya sering takut berbicara dalam Bahasa Inggris pun akhirnya merasa nyaman untuk berkomunikasi dalam asing tersebut. Ada banyak nilai plus dari kesempatan belajar di luar negeri selain meningkatnya kemampuan berbahasa asing. Ketika kuliah baik di Amerika Serikat maupun di Selandia Baru, saya berkesempatan untuk berkenalan dengan teman-teman dari berbagai negara dengan bermacam-macam latar belakang budaya dan usia. Hal ini menambah wawasan saya dan juga memperluas jangkauan network saya. Selain itu, kuliah di luar negeri juga sangat nyaman karena kampusnya benar-benar fokus pada layanan untuk mendukung mahasiswa dengan perangkat laboratorium, teknologi, dan software canggih dan terkini.
Misalnya, di kampus saya, ada pelayanan Student Learning dan Tutor di masing-masing fakultas yang dikhususkan untuk membantu mahasiswa mengerjakan tugas dengan baik, mulai dari diskusi dan brainstorming, simulasi presentasi, hingga pengecekan grammar sebelum mengumpulkan tugas. Layanan ini sangat berarti bagi mahasiswa terutama mahasiswa dari negara-negara non- English speaking yang biasanya mempunyai kendala dalam menulis Bahasa Inggris secara akademik. Selain itu, perpustakaan memiliki banyak koleksi buku terbaru yang database-nya sudah terintegrasi dengan situs yang bisa diakses online, peminjaman buku pun dapat dilakukan secara online dan mahasiswa akan menerima email konfirmasi jika buku sudah siap untuk diambil dari perpustakaan, tanpa perlu repot untuk menyusuri rak-rak buku.
Selain itu, ada berbagai jenis workshop yang diadakan oleh pihak kampus untuk mendukung kehidupan akademik mahasiswa, mulai dari cara mereferensi, advance Microsoft excel dan word untuk penulisan disertasi, dan manajemen waktu, career support & advice bagi mahasiswa yang siap untuk masuk ke dunia kerja. Mahasiswa tidak perlu khawatir ketinggalan kuliah di kelas, kampus sudah menyiapkan perangkat rekam video di ruang kuliah yang bisa diakses online. Fasilitas ini menurut saya sendiri sangat membantu untuk mengulang materi yang telah diajarkan ketika di rumah dan ketika tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian.
Para dosen sangat mudah ditemui dan membantu mahasiswa saat menghadapi kesulitan dalam mengerjakan tugas atau dalam memahami materi kuliah. Mahasiswa bisa menemui dosen setelah membuat janji via email, pada jam kantornya. Pihak kampus benar-benar mendukung mahasiswa untuk sukses menyelesaikan kuliahnya dengan baik. Salah satu hal yang paling saya sukai kuliah di sini adalah kegiatan di ruang kelas yang selalu memfasilitasi mahasiswa untuk mengemukakan pendapat dan berperan aktif selama di kelas, sehingga belajar di kelas tidak terasa membosankan. Namun tentunya mahasiswa harus sudah membaca materi kuliah terlebih dahulu sebelum kelas dimulai, agar bisa mengikuti diskusi dan mengemukakan pendapat.
Untuk kegiatan ekstrakurikuler, biasanya kampus di luar negeri memiliki banyak organisasi atau perhimpunan untuk menyalurkan minat dan bakat mahasiswa. Misalnya, di kampus saya ada Waikato Boardgaming Club bagi mahasiswa yang suka main boardgame, Waitaiko untuk mahasiswa yang berminat belajar seni Taiko Jepang, Kendo Club, dan berbagai organisasi lainnya. Di University of Waikato, saya merasa sangat menikmati kehidupan sebagai mahasiswa program master dengan dukungan dan fasilitas yang baik, dan memiliki kesempatan untuk membangun jaringan professional life melalui WaiGIS community. Menikmati waktu senggang dengan berpartisipasi di Boardgaming Club, walau terkadang saya juga merasakan homesick (kangen kampung halaman) ketika lelah dengan kejaran deadline tugas kuliah.
Saya percaya kuliah di luar negeri merupakan investasi waktu yang berharga bagi saya dan mudah-mudahan juga bagi orang di sekitar saya. Saya yakin Indonesia membutuhkan banyak pemimpin yang berwawasan luas, dan kuliah di luar negeri adalah salah satu cara untuk menambah wawasan dan jaringan kita dalam mempersiapkan diri menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Jangan khawatir soal finansial, ada begitu banyak beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Indonesia maupun pemerintah negara asing. Perkuat kemampuan Bahasa Inggris dan keilmuan, insyaAllah beasiswa apa pun bisa diraih!
Sumber : hotcourses
====================================================
Punya mimpi kuliah ke luar negeri? Baca "Jurus Kuliah ke Luar Negeri" (JKLN). Setelah baca buku ini, kamu PASTI bisa kuliah ke luar negeri. Dijamin 100%. Kontak SMS/WA 0813 9095 7172
Hamilton, Selandia Baru
Mendapat kesempatan belajar di Amerika Serikat merupakan salah satu kesempatan emas bagi saya yang pada akhirnya membuka begitu banyak peluang. Sepulang dari negeri paman Sam, kemampuan berbahasa Inggris saya meningkat secara signifikan. Saya yang awalnya sering takut berbicara dalam Bahasa Inggris pun akhirnya merasa nyaman untuk berkomunikasi dalam asing tersebut. Ada banyak nilai plus dari kesempatan belajar di luar negeri selain meningkatnya kemampuan berbahasa asing. Ketika kuliah baik di Amerika Serikat maupun di Selandia Baru, saya berkesempatan untuk berkenalan dengan teman-teman dari berbagai negara dengan bermacam-macam latar belakang budaya dan usia. Hal ini menambah wawasan saya dan juga memperluas jangkauan network saya. Selain itu, kuliah di luar negeri juga sangat nyaman karena kampusnya benar-benar fokus pada layanan untuk mendukung mahasiswa dengan perangkat laboratorium, teknologi, dan software canggih dan terkini.
Misalnya, di kampus saya, ada pelayanan Student Learning dan Tutor di masing-masing fakultas yang dikhususkan untuk membantu mahasiswa mengerjakan tugas dengan baik, mulai dari diskusi dan brainstorming, simulasi presentasi, hingga pengecekan grammar sebelum mengumpulkan tugas. Layanan ini sangat berarti bagi mahasiswa terutama mahasiswa dari negara-negara non- English speaking yang biasanya mempunyai kendala dalam menulis Bahasa Inggris secara akademik. Selain itu, perpustakaan memiliki banyak koleksi buku terbaru yang database-nya sudah terintegrasi dengan situs yang bisa diakses online, peminjaman buku pun dapat dilakukan secara online dan mahasiswa akan menerima email konfirmasi jika buku sudah siap untuk diambil dari perpustakaan, tanpa perlu repot untuk menyusuri rak-rak buku.
Selain itu, ada berbagai jenis workshop yang diadakan oleh pihak kampus untuk mendukung kehidupan akademik mahasiswa, mulai dari cara mereferensi, advance Microsoft excel dan word untuk penulisan disertasi, dan manajemen waktu, career support & advice bagi mahasiswa yang siap untuk masuk ke dunia kerja. Mahasiswa tidak perlu khawatir ketinggalan kuliah di kelas, kampus sudah menyiapkan perangkat rekam video di ruang kuliah yang bisa diakses online. Fasilitas ini menurut saya sendiri sangat membantu untuk mengulang materi yang telah diajarkan ketika di rumah dan ketika tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian.
Para dosen sangat mudah ditemui dan membantu mahasiswa saat menghadapi kesulitan dalam mengerjakan tugas atau dalam memahami materi kuliah. Mahasiswa bisa menemui dosen setelah membuat janji via email, pada jam kantornya. Pihak kampus benar-benar mendukung mahasiswa untuk sukses menyelesaikan kuliahnya dengan baik. Salah satu hal yang paling saya sukai kuliah di sini adalah kegiatan di ruang kelas yang selalu memfasilitasi mahasiswa untuk mengemukakan pendapat dan berperan aktif selama di kelas, sehingga belajar di kelas tidak terasa membosankan. Namun tentunya mahasiswa harus sudah membaca materi kuliah terlebih dahulu sebelum kelas dimulai, agar bisa mengikuti diskusi dan mengemukakan pendapat.
Untuk kegiatan ekstrakurikuler, biasanya kampus di luar negeri memiliki banyak organisasi atau perhimpunan untuk menyalurkan minat dan bakat mahasiswa. Misalnya, di kampus saya ada Waikato Boardgaming Club bagi mahasiswa yang suka main boardgame, Waitaiko untuk mahasiswa yang berminat belajar seni Taiko Jepang, Kendo Club, dan berbagai organisasi lainnya. Di University of Waikato, saya merasa sangat menikmati kehidupan sebagai mahasiswa program master dengan dukungan dan fasilitas yang baik, dan memiliki kesempatan untuk membangun jaringan professional life melalui WaiGIS community. Menikmati waktu senggang dengan berpartisipasi di Boardgaming Club, walau terkadang saya juga merasakan homesick (kangen kampung halaman) ketika lelah dengan kejaran deadline tugas kuliah.
Saya percaya kuliah di luar negeri merupakan investasi waktu yang berharga bagi saya dan mudah-mudahan juga bagi orang di sekitar saya. Saya yakin Indonesia membutuhkan banyak pemimpin yang berwawasan luas, dan kuliah di luar negeri adalah salah satu cara untuk menambah wawasan dan jaringan kita dalam mempersiapkan diri menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Jangan khawatir soal finansial, ada begitu banyak beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Indonesia maupun pemerintah negara asing. Perkuat kemampuan Bahasa Inggris dan keilmuan, insyaAllah beasiswa apa pun bisa diraih!
Sumber : hotcourses
====================================================
Punya mimpi kuliah ke luar negeri? Baca "Jurus Kuliah ke Luar Negeri" (JKLN). Setelah baca buku ini, kamu PASTI bisa kuliah ke luar negeri. Dijamin 100%. Kontak SMS/WA 0813 9095 7172
Kamis, 22 Oktober 2015
SIAPAPUN KAMU PASTI BISA KULIAH KE LUAR NEGERI, DIJAMIN 100 PERSEN!
Pengen kuliah ke Luar Negeri masih buta informasi? JKLN siap membantu! Baca Baik-baik rahasia sakti JKLN berikut, dan bersiaplah menuju kampus Impian mu!
Kamu berasal dari daerah, masih belum PD kuliah ke Luar Negeri?
Paket "Jurus Kuliah ke Luar Negeri" (JKLN) adalah MASTERPIECE dalam dunia pendidikan saat ini yang terdiri dari 1 buku cetak 302 halaman, dan 1 DVD yang berisi 9 ebook dengan total 4.367 halaman + 219 Video interview & tips dari mahasiswa INA di LN.
MENGAPA KAMU HARUS MEMBELI JKLN?
Karena Buku + DVD yang satu ini akan memberikan kamu banyak hal dari A sampai Z, tentang :
1. Cara agar tahun ini kamu bisa kuliah di luar negeri! Ga harus pinter.. Ga harus tajir.. dan Ga pake lama!
2. Panduan dalam mendapatkan beasiswa di 39 negara yang tersebar di 5 benua, SECARA DETAIL!
3. Panduan untuk kamu melakukan segala persiapan dokumen yang dibutuhkan untuk kuliah diluar negeri
4. Cara agar Kamu dapat menguasai cara belajar Bahasa Inggris yang MUDAH & CEPAT
5. Teknik supaya Kamu bisa mendapatkan uang tambahan di negara tempatmu kuliah tanpa mengganggu aktivitas kuliah.
6. Kamu pun akan mendapatkan CARA RAHASIA untuk menyelesaikan kuliah tepat waktu bahkan lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan
7. Kamu juga akan tahu beragam pengalaman mahasiswa Indonesia di luar negeri dengan LANGSUNG mendengarkan interview mereka.
Banyak Tokoh yang merekomendai JKLN. Diantaranya Merry Riana, Anies Baswedan, Yusuf Kalla, Habibburahman El-Shirazy, Dahlan Iskan, dll.
Kalau kamu beli sebelum 31 Desember 2015, Kamu berhak mendapat banyak bonus berikut ini:
1) 17 Video Series Jurus Rahasia mendapatkan beasiswa, senilai Rp 269ribu.
2) 9 Video Series "Cara Menghasilkan Uang untuk Hidup Mandiri di Luar Negeri", senilai Rp 120ribu.
3) Ebook TravelHack: Keliling Dunia Modal Mulut senilai Rp 97ribu.
4) 119 CV Super Unik yg akan membuatmu terlihat berbeda, senilai Rp 186ribu,
5) 117 Motivation Letter yang akan meyakinkan para pemberi beasiswa senilai Rp 179ribu.
6) 68 Recommendation Letter pilihan, senilai Rp 73ribu.
7) Road Map Kuliah Ke Luar Negeri, senilai Rp 35ribu
Isi dari DVD JKLN (Jurus Kuliah ke Luar Negeri) adalah 219 video dan 9 ebook.
Ebook dengan format pdf
Ebook 1: Siap 1000"Kuliah ke luar negeri dan segala macam persiapannya" Isi 550 Hal
Ebook 2: 1001 Beasiswa "Lakukan hal-hal ini dan kamu pasti dapat beasiswa" Isi 109 Hal
Ebook 3: Berjaya Tanpa Beasiswa " Kuliah ke luar negeri tanpa beasiswa, berani banget, pede aja lagi!" Isi 100 Hal
Ebook 4: Student Hack "Panduan survive kuliah di luar negeri" Isi 329 Hal
Ebook 5: Kuliah di benua Asia "Panduan lengkap kuliah di 12 negara Asia" Isi 821 Hal
Ebook 6: Kuliah di benua Eropa "Panduan lengkap kuliah di 17 negara Eropa" Isi 730 Hal
Ebook 7: Kuliah di benua Amerika "Panduan lengkap kuliah di 6 negara benua Amerika" Isi 523 Hal
Ebook 8: Kuliah di Australia dan Afrika: Panduan lengkap kuliah di 4 negara Afrika dan Australia" Isi 363 Hal
Ebook 9: Ebook Bonus Isnpirasi dari 5 benua "Cerita seru mahasiswa Indonesia di 5 Benua" Isi 600 Hal
219 Video tips dari alumni luar negeri, 100 interview mahasiswa indonesia di luar negeri seputar perkuliahaan, kehidupan sehari2 disana.
Harga Rp 137.000,- belum termasuk ongkir.
Untuk pemesanan hub. ADI 081390957172 (SMS/WA/Line)
Label:
Amerika,
Australia,
Beasiswa,
Buku,
Eropa,
Jepang,
JKLN,
Kuliah,
Luar,
Mahasiswa,
Mesir,
Negeri,
Pendidikan,
Pengembangan Diri,
Pengetahuan,
Sekolah,
Singapura
Jumat, 24 Februari 2012
ATAS NAMA CINTA, MAKA AKU SAYANG…
“Dia hanya cinta sesaatmu! Nanti setelah rasa cinta itu pudar, baru kau tahu rasanya. Cukup Ibu saja yang mengalami, jangan sampai kamu juga mengalaminya, Neng! Lupakan dia!”
“Tidak, bu. Aku benar-benar tak bisa hidup tanpa dia. Buatku, dialah yang terbaik. Izinkan aku menikahinya, Ibu. Neng mohon, bu.”
Wajah Ibu semakin memerah. Kemarahan semakin jelas menggurat di wajahnya yang masih terlihat cantik itu. Tapi aku tak peduli, aku harus berjuang. Demi Cintaku pada kekasihku, pada orang yang ingin kujadikan pelabuhan terakhirku, Rick.
“Kalau kamu pilih dia, silakan keluar dari rumah Ibu. Jangan pernah datang ke rumah Ibu lagi, kecuali kamu sudah pisah dengannya,” gumam Ibu pelan namun tegas.
Aku mendekati Ibu. “Bu, Neng mohon… ” pintaku memohon.
“Pergi. Pergilah kalau dia yang kau pilih!” kata Ibu lagi. Ia berbalik punggung membelakangiku. Itu sudah cukup memberitahu tak ada gunanya lagi aku membujuknya lagi. Ibu telah mengambil keputusan dan keputusan itu takkan bisa diubah lagi.
Rabu, 22 Februari 2012
MALAS
Kita perlu mendefinisikan malas. Menurut saya, melakukan lebih sedikit aktivitas yang tidak penting agar bisa fokus pada hal-hal penting itu tidak termasuk malas.
Jadi, apa itu malas? Malas adalah orang yang bekerja di bidang yang tidak disukai tanpa pernah sungguh-sungguh berusaha untuk melakukan pekerjaan yang dicintai. Dia pergi berkerja tetapi hatinya tersiksa. Dia melakukan pekerjaannya dengan terpaksa.
Jadi, apa itu malas? Malas adalah orang yang bekerja di bidang yang tidak disukai tanpa pernah sungguh-sungguh berusaha untuk melakukan pekerjaan yang dicintai. Dia pergi berkerja tetapi hatinya tersiksa. Dia melakukan pekerjaannya dengan terpaksa.
Jumat, 10 Februari 2012
Pencipta Nilai
by. Jamil Azzaini
Anda ingin kaya? Saya yakin sebagian besar Anda menjawab: Ya. Sekarang coba Anda tuliskan 5 alasan mengapa Anda harus kaya? Atau paling tidak coba ucapkan secara jelas 5 alasan mengapa Anda harus kaya? Agar mendapat manfaat dari tulisan ini, jangan lanjutkan membaca sebelum Anda menjawab pertanyaan tadi.
Oke, sudah dijawab? Berapa banyak jawaban Anda? Kurang dari 5, persis 5 atau lebih dari 5 alasan? Menurut mentor bisnis saya, jawaban Anda mencerminkan pikiran dan tindakan Anda selama ini. Bila Anda menjawab kurang dari 5, itu berarti Anda tipe pengurang nilai. Selalu melakukan pekerjaan di bawah standar atau kewajiban yang diminta.
Anda ingin kaya? Saya yakin sebagian besar Anda menjawab: Ya. Sekarang coba Anda tuliskan 5 alasan mengapa Anda harus kaya? Atau paling tidak coba ucapkan secara jelas 5 alasan mengapa Anda harus kaya? Agar mendapat manfaat dari tulisan ini, jangan lanjutkan membaca sebelum Anda menjawab pertanyaan tadi.
Oke, sudah dijawab? Berapa banyak jawaban Anda? Kurang dari 5, persis 5 atau lebih dari 5 alasan? Menurut mentor bisnis saya, jawaban Anda mencerminkan pikiran dan tindakan Anda selama ini. Bila Anda menjawab kurang dari 5, itu berarti Anda tipe pengurang nilai. Selalu melakukan pekerjaan di bawah standar atau kewajiban yang diminta.
Kamis, 12 Januari 2012
Anakmu Perkataanmu
Ada orang tua datang kepada saya dan mengatakan, “Pak anak saya bandel, malas, suka iseng, tidak mau belajar, tidak mau mengaji, bagaimana ya, pak?” Saya tanya balik, “Sejak kapan dia begitu?” Ibu itu menjawab, “Sejak usia lima tahun, pak.” Maka saya langsung berkata, “Nah, berarti sebelumnya dia tidak begitu kan? Kira-kira apa yang membuatnya berubah? Mengapa setelah usianya tujuh tahun malah jadi seperti yang ibu katakan?”
Sangat disayangkan, banyak orang tua yang memberikan “stempel” negatif kepada anaknya. Parahnya lagi “stempel” itu diucapkan dan disebarluaskan ke banyak orang. Ketahuilah, tanpa Anda sadari anak Anda akan menjadi seperti apa yang Anda katakan. Ketika Anda seriang berkata malas kepada anak, otak bawah sadar anak Anda akan terstimuli untuk menjadi malas.
Sangat disayangkan, banyak orang tua yang memberikan “stempel” negatif kepada anaknya. Parahnya lagi “stempel” itu diucapkan dan disebarluaskan ke banyak orang. Ketahuilah, tanpa Anda sadari anak Anda akan menjadi seperti apa yang Anda katakan. Ketika Anda seriang berkata malas kepada anak, otak bawah sadar anak Anda akan terstimuli untuk menjadi malas.
Senin, 09 Januari 2012
Siapa yang Menilai Perbuatan Anda?
by. Jamil Azzaini
Bagaimana menurut Anda, berbohong itu baik atau tidak? Bagi yang menjawab “tidak”; bagaimana jika Anda menjadi tentara kemudian ikut berperang dan tertangkap? Lalu, tentara musuh bertanya kepada Anda, dimana pasukan Anda? Bila waktu itu Anda menjawab bohong, baik atau tidak?
Lho sama-sama bohong tapi mengapa terkadang baik dan terkadang buruk. Tidak konsisten. Ya, ternyata perbuatan itu pada hakikatnya tidak punya nilai. Siapa yang menentukan nilai? Yang menentukan adalah faktor dari luar perbuatan itu.
Nah, faktor diluar perbuatan itu banyak. Ada hawa nafsu, adat istiadat, norma di masyarakat, aturan negara, hukum internasional dan juga hukum agama. Contohnya, melakukan hubungan suami istri tapi belum menikah menurut hawa nafsu itu baik, menurut kebiasaan orang Barat itu juga biasa. Akan tetapi, menurut norma masyarakat Indonesia secara umum perbuatan tersebut buruk. Sedangkan menurut agama Islam itu dosa besar dan amat buruk.
Lantas bagaimana agar kita tidak bingung? Bukankah hawa nafsu manusia berbeda-beda? Bukankah norma dan adat istiadat manusia tidak sama? Bukankan aturan negara terkadang di buat karena ada kepentingan politik tertentu?
Menurut saya, pilihan yang paling tepat adalah jadikan faktor penilai baik dan buruknya suatu perbuatan adalah agama (ketentuan-Nya). Mengapa? Karena aturan itu datang dari Sang Maha Pencipta yang tahu persis bagaimana seharusnya kita menjalankan kehidupan di dunia. Kedua, bila kita mengikuti aturan agama, maka kehidupan di dunia kita terjaga dan di akhirat mendapat balasan di surga.
Teruslah pelajari bagaimana Dia mengatur kehidupan kita. Pahami, hayati dan kemudian amalkan dalam kehidupan nyata. Agama bukan hanya di tempat ibadah. Agama bukan hanya ada saat kelahiran, pernikahan dan kematian. Agamapun bukan hanya hadir di bulan-bulan tertentu. Agama ada di setiap tarikan dan hembusan nafas dalam kehidupan kita.
Saya yakin, Anda pasti ingin bahagia di dunia dan juga setelah kehidupan dunia. Orang yang cerdas pasti tidak mengabaikan kehidupan abadi, kehidupan setelah dunia. Dan kehidupan terbaik dan abadi itu bisa kita nikmati bila agama selalu menyatu dalam semua aspek perbuatan kita.
Salam SuksesMulia!
Bagaimana menurut Anda, berbohong itu baik atau tidak? Bagi yang menjawab “tidak”; bagaimana jika Anda menjadi tentara kemudian ikut berperang dan tertangkap? Lalu, tentara musuh bertanya kepada Anda, dimana pasukan Anda? Bila waktu itu Anda menjawab bohong, baik atau tidak?
Lho sama-sama bohong tapi mengapa terkadang baik dan terkadang buruk. Tidak konsisten. Ya, ternyata perbuatan itu pada hakikatnya tidak punya nilai. Siapa yang menentukan nilai? Yang menentukan adalah faktor dari luar perbuatan itu.
Nah, faktor diluar perbuatan itu banyak. Ada hawa nafsu, adat istiadat, norma di masyarakat, aturan negara, hukum internasional dan juga hukum agama. Contohnya, melakukan hubungan suami istri tapi belum menikah menurut hawa nafsu itu baik, menurut kebiasaan orang Barat itu juga biasa. Akan tetapi, menurut norma masyarakat Indonesia secara umum perbuatan tersebut buruk. Sedangkan menurut agama Islam itu dosa besar dan amat buruk.
Lantas bagaimana agar kita tidak bingung? Bukankah hawa nafsu manusia berbeda-beda? Bukankah norma dan adat istiadat manusia tidak sama? Bukankan aturan negara terkadang di buat karena ada kepentingan politik tertentu?
Menurut saya, pilihan yang paling tepat adalah jadikan faktor penilai baik dan buruknya suatu perbuatan adalah agama (ketentuan-Nya). Mengapa? Karena aturan itu datang dari Sang Maha Pencipta yang tahu persis bagaimana seharusnya kita menjalankan kehidupan di dunia. Kedua, bila kita mengikuti aturan agama, maka kehidupan di dunia kita terjaga dan di akhirat mendapat balasan di surga.
Teruslah pelajari bagaimana Dia mengatur kehidupan kita. Pahami, hayati dan kemudian amalkan dalam kehidupan nyata. Agama bukan hanya di tempat ibadah. Agama bukan hanya ada saat kelahiran, pernikahan dan kematian. Agamapun bukan hanya hadir di bulan-bulan tertentu. Agama ada di setiap tarikan dan hembusan nafas dalam kehidupan kita.
Saya yakin, Anda pasti ingin bahagia di dunia dan juga setelah kehidupan dunia. Orang yang cerdas pasti tidak mengabaikan kehidupan abadi, kehidupan setelah dunia. Dan kehidupan terbaik dan abadi itu bisa kita nikmati bila agama selalu menyatu dalam semua aspek perbuatan kita.
Salam SuksesMulia!
Rabu, 21 Desember 2011
Berubah atau Menjadi Barang Rongsokan
by. Jamil Azzaini
1. Hidup artinya berubah, berubah artinya menjadi dewasa, yang artinya membentuk diri tiada akhir (Henry Bergson)
Tafsirku: Tahun 2011 sebentar lagi berakhir. Cobalah duduk sejenak kemudian renungkan apa perubahan dalam hidup Anda yang sudah terjadi. Bandingkanlah kehidupan Anda dengan awal 2011. Apa perubahan-perubahan yang sudah Anda lakukan?
Waspadalah bila kehidupan Anda sama dengan awal tahun. Itu pertanda Anda tidak berubah dan bertumbuh. Ingatlah, setiap yang tidak berubah pada hakikatnya sudah menjadi barang rongsokan yang tidak laku.
Sebagai contoh, mungkin sebagian Anda mengenal pager, sebuah alat komunikasi satu arah khusus untuk menerima pesan secara mobile. Pager pernah sangat populer. Tapi sekarang produk itu sudah tak ada, sudah menjadi barang rongsokan, perannya sudah digantikan oleh hand phone yang bisa menjalin komunikasi mobile dua arah.
2. Hidup paling berat saat kita tidak memiliki beban apa-apa yang perlu kita pikul (Paul C. Mason)
Tafsirku: Banyak orang yang menghindar ketika ada tantangan baru. Mereka takut beban hidupnya bertambah bila mengambil tantangan itu. Mereka menganggap menghindari tugas dan tantangan baru itu akan meringankan hidup.
Padahal, bila Anda sering menghindar dari pekerjaan-pekerjaan yang menantang kehidupan Anda justeru akan semakin berat. Mengapa? Karena orang lain bertumbuh mampu mengikuti perkembangan zaman, sementara Anda diam di tempat. Anda tertinggal tetapi Anda tak sadar.
Ayo berkomitmenlah pada tahun 2012 melakukan banyak perubahan. Bersedia belajar hal-hal yang baru. Rela menginvestasikan dana untuk meningkatkan kualitas diri dan keahlian. Berani mengambil pekerjaan-pekerjaan yang menantang.
Bila Anda tak mau berubah, nasib Anda akan sama dengan pager atau produk-produk lain yang tak mau berubah. Anda akan menjadi barang rongsokan yang bernilai rendah dan dicampakkan di tempat sampah.
Ciri hidup itu adalah berubah dan bertumbuh. Jadi bila Anda hanya diam dan tak berubah, sesungguhnya Anda telah mati…
Trauma
by. Jamil Azzaini
Pria ini mengalami trauma setiap kali menjelang tidur. Ia selalu khawatir di bawah tempat tidurnya ada makhluk yang menyeramkan. Hampir setiap malam ia susah tidur. Akibatnya, siang hari ia mudah letih dan staminanya tidak terlalu prima. Wajahnyapun terlihat kuyu dan lesu.
Akhirnya ia berkonsultasi kepada seorang ahli yang bisa menyembuhkan trauma, seorang konsultan hypnoterapi. Anehnya, setelah berbulan-bulan berbagai metode dan cara dilakukan tidak juga menunjukkan hasil. Pria ini masih saja susah tidur bahkan semakin hari semakin parah. Akhirnya, dia menyerah dan berhenti berobat.
Selang beberapa bulan kemudian, si konsultan hypnoterapi berjumpa dengannya di sebuah pusat perbelanjaan. Surprise! Mantan pasiennya ini tampak ceria, wajahnya juga cerah dan penuh semangat. Sang konsultan pun bertanya, “Kamu kelihatan hebat, bagaimana dengan traumanya, sudah sembuh?” Dengan cepat dia menjawab, “Sudah pak, sekarang saya sudah bisa tidur nyenyak.”
Sang konsultan bertanya lagi, “Apakah kamu menggunakan metoda yang saya ajarkan?”
“Tidak sama sekali. saya berkonsultasi dengan bapak saya dari kampung. Tidak perlu berkonsultasi berbulan-bulan, satu kali berkonsultasi langsung sembuh,” jawabnya mantap.
“Penyakit trauma kamu sudah akut tidak mungkin satu kali terapi sembuh,” balas sang ahli hypnoterapi.
Sambil tersenyum mantan pasiennya itu menjawab, “Buktinya saya sembuh, pak.”
“Jadi, ketika saya mengeluh bahwa saya trauma setiap kali mau tidur, bapak saya bertanya, memangnya apa yang kamu keluhankan? Sayapun menjelaskan bahwa saya selalu merasa seolah-olah ada makhluk mengerikan di kolong tempat tidur. Mendengar penjelasan tersebut tanpa berkata-kata beliau langsung masuk kamar saya dan memotong kayu kaki tempat tidur. Sekarang tempat tidur saya menempel di lantai. Sejak saat itulah saya bisa tidur nyenyak…”
Salam SuksesMulia!
Pria ini mengalami trauma setiap kali menjelang tidur. Ia selalu khawatir di bawah tempat tidurnya ada makhluk yang menyeramkan. Hampir setiap malam ia susah tidur. Akibatnya, siang hari ia mudah letih dan staminanya tidak terlalu prima. Wajahnyapun terlihat kuyu dan lesu.
Akhirnya ia berkonsultasi kepada seorang ahli yang bisa menyembuhkan trauma, seorang konsultan hypnoterapi. Anehnya, setelah berbulan-bulan berbagai metode dan cara dilakukan tidak juga menunjukkan hasil. Pria ini masih saja susah tidur bahkan semakin hari semakin parah. Akhirnya, dia menyerah dan berhenti berobat.
Selang beberapa bulan kemudian, si konsultan hypnoterapi berjumpa dengannya di sebuah pusat perbelanjaan. Surprise! Mantan pasiennya ini tampak ceria, wajahnya juga cerah dan penuh semangat. Sang konsultan pun bertanya, “Kamu kelihatan hebat, bagaimana dengan traumanya, sudah sembuh?” Dengan cepat dia menjawab, “Sudah pak, sekarang saya sudah bisa tidur nyenyak.”
Sang konsultan bertanya lagi, “Apakah kamu menggunakan metoda yang saya ajarkan?”
“Tidak sama sekali. saya berkonsultasi dengan bapak saya dari kampung. Tidak perlu berkonsultasi berbulan-bulan, satu kali berkonsultasi langsung sembuh,” jawabnya mantap.
“Penyakit trauma kamu sudah akut tidak mungkin satu kali terapi sembuh,” balas sang ahli hypnoterapi.
Sambil tersenyum mantan pasiennya itu menjawab, “Buktinya saya sembuh, pak.”
“Jadi, ketika saya mengeluh bahwa saya trauma setiap kali mau tidur, bapak saya bertanya, memangnya apa yang kamu keluhankan? Sayapun menjelaskan bahwa saya selalu merasa seolah-olah ada makhluk mengerikan di kolong tempat tidur. Mendengar penjelasan tersebut tanpa berkata-kata beliau langsung masuk kamar saya dan memotong kayu kaki tempat tidur. Sekarang tempat tidur saya menempel di lantai. Sejak saat itulah saya bisa tidur nyenyak…”
Salam SuksesMulia!
Rabu, 14 Desember 2011
Suara Hati Seorang Ibu
Sahabat, ini adalah petikan suara hati seorang umi. Umi adalah nama lain dari ibu. Taukah sahabat? mungkin suara hati ini tidak cuman suara hati perseorangan, namun mungkin ini juga merupakan suara hati ibu kita. Ibu dari ibu-ibu yang ada di permukaan bumi ini. Selamat menyimak.
Anakku yang ku kasihi…
Tanpa disadari oleh kita masa berlalu terlalu cepat dan kau yang ketika dulu masih kecil, manja dalam pelukan umi, kini telah menjadi gadis remaja dan telah mula belajar arti kehidupan. Zaman yang kau lalui dan alami kini adalah zaman yang penuh pancaroba, penuh dugaan dan cobaan. Cobaan yang sering mengganggu iman dan hatimu, perasaan dan nafsumu, kewibawaan dan tugas-tugasmu. Ketika inilah kau, kau ingin merasakan semua keadaan, semua kenikmatan hidup. Kau ingin menjadi manusia yang dipuja dan disanjung banyak orang.Kau ingin disayangi dan menyayangi.
Anakku sayang,
Jika tiada iman, niscaya lunturlah segala kekuatan, hancurlah segala kebaikan. Oleh itu, umi berpesan agar engkau berhati-hati dalam berfikir dan bertindak, batasilah kehendakmu dengan rasa takut pada Allah karena tidak ada orang yang tidak dicatat amal dosanya, tidak ada orang yang dikecualikan, termasuk kau. Pernah seorang soleh berkata,”seorang remaja jika dapat melalui cobaan hidupnya dengan baik, tenang dan penuh kebaikan, mampu menolak kehendak-kehendak nafsu, maka percayalah dia manusia yang paling sukses selama hidupnya. Manakala seorang pemuda yang gagal menggunakan masa remajanya untuk mencari kebaikan, rugilah ia dan celakalah hidupnya esok dan yang akan datang”.
Anakku yang ku kasihi…
Tanpa disadari oleh kita masa berlalu terlalu cepat dan kau yang ketika dulu masih kecil, manja dalam pelukan umi, kini telah menjadi gadis remaja dan telah mula belajar arti kehidupan. Zaman yang kau lalui dan alami kini adalah zaman yang penuh pancaroba, penuh dugaan dan cobaan. Cobaan yang sering mengganggu iman dan hatimu, perasaan dan nafsumu, kewibawaan dan tugas-tugasmu. Ketika inilah kau, kau ingin merasakan semua keadaan, semua kenikmatan hidup. Kau ingin menjadi manusia yang dipuja dan disanjung banyak orang.Kau ingin disayangi dan menyayangi.
Anakku sayang,
Jika tiada iman, niscaya lunturlah segala kekuatan, hancurlah segala kebaikan. Oleh itu, umi berpesan agar engkau berhati-hati dalam berfikir dan bertindak, batasilah kehendakmu dengan rasa takut pada Allah karena tidak ada orang yang tidak dicatat amal dosanya, tidak ada orang yang dikecualikan, termasuk kau. Pernah seorang soleh berkata,”seorang remaja jika dapat melalui cobaan hidupnya dengan baik, tenang dan penuh kebaikan, mampu menolak kehendak-kehendak nafsu, maka percayalah dia manusia yang paling sukses selama hidupnya. Manakala seorang pemuda yang gagal menggunakan masa remajanya untuk mencari kebaikan, rugilah ia dan celakalah hidupnya esok dan yang akan datang”.
Kamis, 08 Desember 2011
Keluarlah...
by. Jamil Azzaini
Saya ingin bercerita sedikit tentang kutu anjing atau pinjal. Dia ini binatang yang hebat karena bisa melompat 300 kali tinggi tubuhnya. Tentunya itu jauh lebih tinggi daripada kemampuan melompat anjing, “induk semang” tempat dimana ia menumpang hidup.
Suatu saat anak pinjal bertanya kepada ibunya, “Mama, anjing itu seperti apa, ya?” Sang ibu menjawab, “Kita sekarang sedang berada di atasnya, nak..”
“Lho, kok saya tidak tahu kalau kita berada di atasnya?” kata anak si kutu anjing tersebut. Tiba-tiba ibu si kutu anjing itu menendangnya dan terlemparlah ia dari tubuh anjing yang menjadi “induk semangnya”. Begitu terjatuh barulah ia menyadari bahwa anjing itu ukurannya sangat besar. Bahkan anak kutu jadi tahu, ternyata anjing sangat ditakuti oleh kucing.
Saya ingin bercerita sedikit tentang kutu anjing atau pinjal. Dia ini binatang yang hebat karena bisa melompat 300 kali tinggi tubuhnya. Tentunya itu jauh lebih tinggi daripada kemampuan melompat anjing, “induk semang” tempat dimana ia menumpang hidup.
Suatu saat anak pinjal bertanya kepada ibunya, “Mama, anjing itu seperti apa, ya?” Sang ibu menjawab, “Kita sekarang sedang berada di atasnya, nak..”
“Lho, kok saya tidak tahu kalau kita berada di atasnya?” kata anak si kutu anjing tersebut. Tiba-tiba ibu si kutu anjing itu menendangnya dan terlemparlah ia dari tubuh anjing yang menjadi “induk semangnya”. Begitu terjatuh barulah ia menyadari bahwa anjing itu ukurannya sangat besar. Bahkan anak kutu jadi tahu, ternyata anjing sangat ditakuti oleh kucing.
Senin, 05 Desember 2011
Jadikan Pekarjaan Sebagai Hobi
by. Jamil Azzaini
Ketika Anda mengisi biodata pribadi kemudian ada pertanyaan “Hobi”, apa yang Anda isi? Kalau saya menulis hobi saya memberikan training, mengkader orang, menulis dan berbisnis. Bagi saya hobi atau kesenangan itu harus dilakukan setiap hari. Dengan melakukan hobi setiap hari hidup akan terasa lebih indah.
Tetapi sayang ada orang yang mengatakan, “Dulu saya memiliki hobi, akan tetapi sekarang sudah terlalu tua untuk melakukannya.” Ada yang lain berujar, “Hobi hanyalah untuk anak-anak.” Yang lebih menyedihkan adalah mereka yang berkomentar, “Bagaimana menjalankan hobi saya, pekerjaan akhir tahun sedang numpuk begini..”
Ternyata banyak orang yang tidak bisa menjalankan hobinya, banyak orang yang tidak mau menyenangkan dirinya. Hidup yang sebentar ini mari kita nikmati. Salah satunya dengan cara menjalankan hobi setiap hari. Agar hidup Anda tidak berantakan, jadikan hobi Anda juga menghasilkan sesuatu.
Ketika Anda mengisi biodata pribadi kemudian ada pertanyaan “Hobi”, apa yang Anda isi? Kalau saya menulis hobi saya memberikan training, mengkader orang, menulis dan berbisnis. Bagi saya hobi atau kesenangan itu harus dilakukan setiap hari. Dengan melakukan hobi setiap hari hidup akan terasa lebih indah.
Tetapi sayang ada orang yang mengatakan, “Dulu saya memiliki hobi, akan tetapi sekarang sudah terlalu tua untuk melakukannya.” Ada yang lain berujar, “Hobi hanyalah untuk anak-anak.” Yang lebih menyedihkan adalah mereka yang berkomentar, “Bagaimana menjalankan hobi saya, pekerjaan akhir tahun sedang numpuk begini..”
Ternyata banyak orang yang tidak bisa menjalankan hobinya, banyak orang yang tidak mau menyenangkan dirinya. Hidup yang sebentar ini mari kita nikmati. Salah satunya dengan cara menjalankan hobi setiap hari. Agar hidup Anda tidak berantakan, jadikan hobi Anda juga menghasilkan sesuatu.
Dendam, Sampah Hati Pengubur Solusi
Saya adalah pendatang disuatu daerah. Dipasar kota tersebut, saya membuka membuka usaha kecil-kecilan. Berupa penyewaan play station ( PS ) dan rental VCD. Di depan toko ada tukang parkir. Selain tukang parkir dia adalah preman pasar. Preman ini sering berulah di depan toko saya. Sehingga ini membuat pelanggan saya menjadi kurang nyaman. Geram rasanya jika karena ulahnya pelanggan saya pergi. Dan ini sudah terjadi berulang kali. Mungkin karena saya pendatang sehingga dia berulah demikian.
Meski begitu, preman pasar ini sudah beberapa kali meminjam play station ketempat saya, dan dia mengembalikan tepat waktu, dan saya selalu memberikan special discount kepadanya karena terpaksa.
Suatu malam, tepatnya pukul 12 malam preman ini berjalan -jalan dilorong gang menuju rumah saya. Preman itu jalan sempoyongan sambil mengomel. Saat di depan rumah dia memanggil-manggil nama saya dengan sangat tidak sopan. Ingin rasanya saya tonjok hidungnya. Sayapun keluar, penampilan preman malam itu sangat semrawut, kepalanya sedang diperban yang terlihat berdarah, sambil membawa kampak. Dia terlihat dalam emosi yang tinggi. Dan dia pun meninju berulang kali ke arahku. Namun bisa kuhindari. Pikir saya, buat apa berurusan dengan preman ini, daripada kedepan timbul masalah, mending saya tenangkan dia.
Meski begitu, preman pasar ini sudah beberapa kali meminjam play station ketempat saya, dan dia mengembalikan tepat waktu, dan saya selalu memberikan special discount kepadanya karena terpaksa.
Suatu malam, tepatnya pukul 12 malam preman ini berjalan -jalan dilorong gang menuju rumah saya. Preman itu jalan sempoyongan sambil mengomel. Saat di depan rumah dia memanggil-manggil nama saya dengan sangat tidak sopan. Ingin rasanya saya tonjok hidungnya. Sayapun keluar, penampilan preman malam itu sangat semrawut, kepalanya sedang diperban yang terlihat berdarah, sambil membawa kampak. Dia terlihat dalam emosi yang tinggi. Dan dia pun meninju berulang kali ke arahku. Namun bisa kuhindari. Pikir saya, buat apa berurusan dengan preman ini, daripada kedepan timbul masalah, mending saya tenangkan dia.
Jumat, 02 Desember 2011
Fokus dan Nikmati Pekerjaanmu
by. Andrie Wongso
Alkisah, ada seorang pianis yang sangat piawai memainkan tuts pianonya. Dia telah memenangi banyak kejuaraan dan telah menjalani pertunjukan di berbagai tempat. Tidak peduli penonton yang menyaksikan pertunjukkannya banyak atau sedikit, ataupun dia berhasil memenangkan pertadingan atau tidak, saat bermain piano, wajahnya tampak selalu berseri-seri, enjoy, seakan di sanalah letak segala kebahagiaannya.
Pada suatu hari, saat reuni dengan teman-teman lamanya, seorang sahabat bertanya kepadanya, "Kami perhatikan, saat bermain piano, kamu terlihat begitu senang dan bahagia. Sepertinya tidak ada kesusahan sama sekali!"
"Lho, hidup memang seharusnya dihadapi dengan senang kan?" jawabnya si pianis sambil tersenyum. Lalu ua melanjutkan, "Yah, kalian tahu kan bagaimana masa remajaku dulu. Begitu banyak hobi dan aktivitas yang aku geluti. Mulai dari menggambar, bermain musik, juga berbagai cabang olah raga. Ambisiku satu, yaitu ingin selalu menjadi juara di setiap lomba. Aku rajin berlatih dan berusaha, tetapi karena begitu banyak kegiatan, akhirnya tidak mampu berprestasi secara maksimal dan gagal. Kegagalan-kegagalan itu membuatku kecewa, marah, sedih, dan frustasi pada diri sendiri. Aku pun mulai malas-malasan dan kehilangan motivasi sehingga pelajaran di sekolah pun ikut jatuh."
Alkisah, ada seorang pianis yang sangat piawai memainkan tuts pianonya. Dia telah memenangi banyak kejuaraan dan telah menjalani pertunjukan di berbagai tempat. Tidak peduli penonton yang menyaksikan pertunjukkannya banyak atau sedikit, ataupun dia berhasil memenangkan pertadingan atau tidak, saat bermain piano, wajahnya tampak selalu berseri-seri, enjoy, seakan di sanalah letak segala kebahagiaannya.
Pada suatu hari, saat reuni dengan teman-teman lamanya, seorang sahabat bertanya kepadanya, "Kami perhatikan, saat bermain piano, kamu terlihat begitu senang dan bahagia. Sepertinya tidak ada kesusahan sama sekali!"
"Lho, hidup memang seharusnya dihadapi dengan senang kan?" jawabnya si pianis sambil tersenyum. Lalu ua melanjutkan, "Yah, kalian tahu kan bagaimana masa remajaku dulu. Begitu banyak hobi dan aktivitas yang aku geluti. Mulai dari menggambar, bermain musik, juga berbagai cabang olah raga. Ambisiku satu, yaitu ingin selalu menjadi juara di setiap lomba. Aku rajin berlatih dan berusaha, tetapi karena begitu banyak kegiatan, akhirnya tidak mampu berprestasi secara maksimal dan gagal. Kegagalan-kegagalan itu membuatku kecewa, marah, sedih, dan frustasi pada diri sendiri. Aku pun mulai malas-malasan dan kehilangan motivasi sehingga pelajaran di sekolah pun ikut jatuh."
Rabu, 30 November 2011
Kuliah dari Universitas Kehidupan
Ketika kerjamu tidak dihargai maka saat itu kau sedang belajar tentang ketulusan. Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kau sedang belajar keikhlasan.
Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kau sedang belajar tentang memaafkan.
Ketika kau harus lelah dan kecewa , maka saat itu kau sedang belajar tentang kesungguhan.
Ketika kau merasa sepi dan sendiri maka saat itu kau sedang belajar tentang ketangguhan.
Ketika kau harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kau sedang belajar tentang kemurah-hatian
Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kau sedang belajar tentang memaafkan.
Ketika kau harus lelah dan kecewa , maka saat itu kau sedang belajar tentang kesungguhan.
Ketika kau merasa sepi dan sendiri maka saat itu kau sedang belajar tentang ketangguhan.
Ketika kau harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kau sedang belajar tentang kemurah-hatian
Selasa, 29 November 2011
Kebiasaan Baru
by. Jamil Azzaini
Alkisah, Ada seorang lelaki bernama Panjul yang sangat setia dengan temannya. Panjul memiliki seorang teman yang hobinya menghisap cerutu. Panjul tidak suka dengan kebiasaan temannya. Selain temannya penghasilannya pas-pasan menghisap cerutu juga bisa mengganggu kesehatan.
Berulangkali Panjul menasihati temannya tetapi tidak berhasil. Akhirnya ia datang ke dokter meminta nasihat. Mendengar cerita Panjul dokter itupun menjawab enteng, “Itu sih masalah mudah. Beri dia hadiah cerutu terbaik, buka plastiknya kemudian masukkan cerutu itu ke duburmu, putar sedikit, tarik dan terakhir bungkus kembali dengan plastik.”
Alkisah, Ada seorang lelaki bernama Panjul yang sangat setia dengan temannya. Panjul memiliki seorang teman yang hobinya menghisap cerutu. Panjul tidak suka dengan kebiasaan temannya. Selain temannya penghasilannya pas-pasan menghisap cerutu juga bisa mengganggu kesehatan.
Berulangkali Panjul menasihati temannya tetapi tidak berhasil. Akhirnya ia datang ke dokter meminta nasihat. Mendengar cerita Panjul dokter itupun menjawab enteng, “Itu sih masalah mudah. Beri dia hadiah cerutu terbaik, buka plastiknya kemudian masukkan cerutu itu ke duburmu, putar sedikit, tarik dan terakhir bungkus kembali dengan plastik.”
Kunci Bahagia
by. Jamil Azzaini
Orang Jawa mengatakan hidup itu sawang sinawang. Atau, dengan makna lain, seperti perumpamaan “rumput halaman tetangga lebih hijau dari rumput di halaman rumah sendiri”. Kisah berikut ini sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.
Saat mahasiswa ada yang berpikir, “Enak ya kalau sudah bekerja, bisa punya uang sendiri dan bisa beli ini itu.” Begitu sudah bekerja ia berpikir lagi, “Enak ya jadi pengusaha, waktunya bebas dan tidak harus pergi pagi-pagi.”
Orang Jawa mengatakan hidup itu sawang sinawang. Atau, dengan makna lain, seperti perumpamaan “rumput halaman tetangga lebih hijau dari rumput di halaman rumah sendiri”. Kisah berikut ini sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.
Saat mahasiswa ada yang berpikir, “Enak ya kalau sudah bekerja, bisa punya uang sendiri dan bisa beli ini itu.” Begitu sudah bekerja ia berpikir lagi, “Enak ya jadi pengusaha, waktunya bebas dan tidak harus pergi pagi-pagi.”
Senin, 28 November 2011
Akhirnya, terbukalah rahasia yang disimpan rapat sang suami selama 10 Tahun dari istrinya
Sepasang suami istri telah melewati masa pernikahan itu telah selama 5 tahun lebih, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Mulailah tetangga kanan kiri , termasuk saudaranya sendiri berbisik-bisik: “ Nikah udah lama, kenapa gak bisa hamil-hamil ya? Siapa yang mandul? Istrinya atau suaminya?”.
Karena seringnya mendengar gosip pahit dari tetangga kanan kiri, akhirnya sepasang suami tersebut secara diam diam melakukan pemeriksaan. Hasil lab menyebutkan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun, ini berarti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak. Mengetahui hasil pemeriksaan seperti itu, sang suami mengucapkan: "inna lillahi wa inna ilaihi raji’un" lalu menyambungnya dengan ucapan: "Alhamdulillah". Sang suami berkata kepada sang dokter, “Saya akan panggil istri saya untuk masuk ruangan, akan tetapi, tolong..., Anda jelaskan kepada istri saya bahwa masalahnya ada di saya, sementara dia tidak ada masalah. Mendengar permintaan seperti itu, sang dokter menolak dan terheran-heran, "Saya tidak bisa memenuhi permintaan Anda, itu terasa sulit bagi Saya.", mendengar jawaban seperti itu, kemudian sang Suami menimpali, "Saya tidak ingin melihat istri saya murung, bersedih, lalu akhirnya merasa putus asa dengan kondisinya." Karena terus dipaksa sang suami, akhirnya dokter pun setuju untuk mengatakan kepada sang istri bahwa masalah tidak datangnya keturunan ada pada sang suami dan bukan ada pada sang istri.
Karena seringnya mendengar gosip pahit dari tetangga kanan kiri, akhirnya sepasang suami tersebut secara diam diam melakukan pemeriksaan. Hasil lab menyebutkan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun, ini berarti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak. Mengetahui hasil pemeriksaan seperti itu, sang suami mengucapkan: "inna lillahi wa inna ilaihi raji’un" lalu menyambungnya dengan ucapan: "Alhamdulillah". Sang suami berkata kepada sang dokter, “Saya akan panggil istri saya untuk masuk ruangan, akan tetapi, tolong..., Anda jelaskan kepada istri saya bahwa masalahnya ada di saya, sementara dia tidak ada masalah. Mendengar permintaan seperti itu, sang dokter menolak dan terheran-heran, "Saya tidak bisa memenuhi permintaan Anda, itu terasa sulit bagi Saya.", mendengar jawaban seperti itu, kemudian sang Suami menimpali, "Saya tidak ingin melihat istri saya murung, bersedih, lalu akhirnya merasa putus asa dengan kondisinya." Karena terus dipaksa sang suami, akhirnya dokter pun setuju untuk mengatakan kepada sang istri bahwa masalah tidak datangnya keturunan ada pada sang suami dan bukan ada pada sang istri.
Jumat, 25 November 2011
Kedamaian Hati
Oleh : Andrie Wongso
Alkisah, di sebuah kerajaan, sang Raja mengadakan sebuah sayembara. Dengan hadiah berupa emas yang sangat berharga kepada rakyat yang bisa melukis tentang "kedamaian". Saat diumumkan, banyak seniman dan pelukis mencoba mengikuti sayembara dan berusaha keras untuk memenangkan lomba tersebut.
Waktu yang dijanjikan pun tiba. Baginda Raja datang ke tempat para seniman melukis dan berkeliling melihat-lihat hasil karya mereka. Di antara sekian banyak lukisan, hanya ada dua buah lukisan yang benar-benar paling disukai baginda Raja, yang dianggap mampu mewakili tema tentang kedamaian. Dan sang Raja harus memilih satu di antara keduanya.
Alkisah, di sebuah kerajaan, sang Raja mengadakan sebuah sayembara. Dengan hadiah berupa emas yang sangat berharga kepada rakyat yang bisa melukis tentang "kedamaian". Saat diumumkan, banyak seniman dan pelukis mencoba mengikuti sayembara dan berusaha keras untuk memenangkan lomba tersebut.
Waktu yang dijanjikan pun tiba. Baginda Raja datang ke tempat para seniman melukis dan berkeliling melihat-lihat hasil karya mereka. Di antara sekian banyak lukisan, hanya ada dua buah lukisan yang benar-benar paling disukai baginda Raja, yang dianggap mampu mewakili tema tentang kedamaian. Dan sang Raja harus memilih satu di antara keduanya.
Langganan:
Postingan (Atom)





















